Kamis, 23 Januari 2014

Distributor Aksesoris HP
Potensi industri jamu atau obat herbal Indonesia hingga kini belum tergarap maksimal. Kondisi ini disebabkan minimnya dukungan pencatatan dan penelitian terpadu mengenai khasiat obat dari bahan baku herbal. Sedangkan dari sisi pangsa pasar animo masyarakat Indonesia dari pedesaan hingga kota besar akan obat herbal dan jamu yang natural meningkat tajam karena kesadaran akan “Back To Nature” yang semakin meningkat.

Belum tergarapnya potensi jamu dan obat herbal terlihat dari omzet industri jamu, yang pada tahun 2010 ini diperkirakan sekitar Rp 10 triliun. Angka ini masih jauh di bawah proyeksi ideal Rp 40 triliun. Melihat kesenjangan yang tinggi antara pasar nyata dan potensi industri maka peluang usaha dan bisnis obat herbal serta jamu sangatlah besar dan diproyeksikan siapapun yang lebih cepat untuk menggarap pasar ini dengan strategi marketing seperti pembuatan brosur, banner, website, billboard, iklan cetak dan corporate identity yang baik seperti pembuatan logo, kartu nama, kop surat akan meraih keuntungan yang besar bahkan break event point yang cukup cepat.

Analisa Potensi Pasar Obat Herbal dan Jamu
Presiden Direktur PT Deltomed Laboratories, Nyoto Wardoyo, di sela-sela penambahan fasilitas produksi standar Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) di Nambangan, Kabupaten Wonogiri mengungkapkan besarnya peluang usaha pada industri ini. PT. Deltomed adalah salah satu dari sedikit perusahaan yang sangat menyadari pentingnya logo yang baik dan mudah diingat.

PT Deltomed Laboratories merupakan produsen dari 10 jenis obat herbal yang tergolong perusahaan obat herbal kelas dunia. Penambahan fasilitas ini berupa perluasan pabrik dari 2.500 meter persegi menjadi 12.000 meter persegi, serta penambahan mesin yang memungkinkan proses produksi terintegrasi. Investasi ini mencapai Rp 200 miliar dan belum termasuk untuk investasi keperluan marketing seperti pembuatan logo. “Sekarang ini animo masyarakat untuk menggunakan obat alamiah bagus, bahkan naik, karena adanya pemahaman untuk kembali ke alam. Tantangannya, bagaimana memaksimalkan potensi itu,” ujarnya. Tetapi untuk memulai bisnis farmasi dan fitofarmaka skala usaha kecil menengah atau UKM tidaklah diperlukan modal besar hingga milyaran rupiah sekarang dengan modal usaha berkisar 50 juta telah dapat mendirikan pabrik farmasi dan fitofarmaka ini, apalagi harga pembuat logo yang murah maka kesuksesan usaha anda semakin terjamin.

Pengusaha membutuhkan dukungan lewat penelitian bahan baku herbal maupun dorongan perbaikan kualitas dari mulai pemilihan bibit, masa tanam, pascapanen hingga untuk kepetingan promosi dan marketing dari produk tersebut. Dari sisi marketing masih sedikit sekali pengusaha atau perusahaan yang memiliki kesadaran pentingnya sebuah logo produk ataupun logo perusahaan dalam meningkatkan penjualan. Padahal dalam dunia yang kompetitif, meskipun peluang usaha pada bisnis ini masih terbuka lebar, penting sekali memenangkan hati dan pikiran konsumen tentang siapa yang memiliki produk terbaik dan ini dapat diraih dengan memiliki logo produk dan perusahaaan yang keren, profesinal dan terkesan modern.

Contohnya adalah Korea Selatan yang sumber daya herbalnya terbatas, tetapi bisa terkenal dengan ginseng. Hal ini karena dukungan pemerintahnya luar biasa dalam meneliti ginseng, sehingga ada kajian terperinci mengenai khasiat dan manfaatnya. “Diharapkan nanti dokter mau memakai tanaman herbal itu untuk pengobatan medis. Saat ini belum digunakan, karena landasannya belum lengkap,” katanya. Direktur Pelaksana PT Deltomed Laboratories Mulyo Rahardjo menambahkan, perlunya upaya bersama antara pengusaha jamu untuk memotivasi masyarakat menggunakannya sebagai upaya pencegahan maupun penyembuhan penyakit.

Analisa BEP (Break Event Point) Dalam Industri Obat Herbal dan Jamu
Analisis BEP bertujuan menemukan satu titik baik dalam unit maupun rupiah yang menunjukan biaya sama dengan pendapatan. Dengan mengetahui titik tersebut, berarti dalam padanya belum diperoleh keuntungan atau dengan kata lain tidak untung tidak rugi. Sehingga dikala penjualan permisi lewat melebihi BEP maka mulailah keuntungan diperoleh.

Sasaran analisis BEP (Break Event Point) tidak lain mengetahui pada tingkat volume berapa titik impas berada. Dalam kondisi lain, analisis BEP pun digunakan untuk membantu pemilihan jenis produk fitofarmaka ini atau proses dengan mengidentifikasi produk atau proses yang mempunyai total biaya terendah untuk suatu volume harapan.

Sedangkan dalam pemilihan lokasi untuk mendirikan pabrik farmasi fitofarmaka ini, analisis BEP dipakai untuk menentukan lokasi berbiaya total terendah, yang berarti total pendapatan tertunggi untuk kapasitas produksi yang ditentukan. Analisis BEP dibedakan antara penggunaan untuk produk tunggal dan atau untuk beberapa produk sekaligus. Mayoritas perusahaan memproduksi atau menjual lebih dari satu produk menggunakan fasilitas yang sama.

Seperti alfamart di dalamnya tidak hanya sekedar menjual obat dengan logo Stimuno saja. Disadari maupun tidak sekarang adalah diketahui bahwa menghitung BEP lebih dari satu produk sedikit sukar. Kesukaran muncul karena kekaburan biaya tetap untuk masing-masing produk. Namun kesukaran demikian telah terpecahkan melalui perhitungan bukan untuk per jenis produk melainkan semua produk yang terlibat menggunakan kontribusi penjualan setiap produk. Pada perusahaan obat herbal dan jamu yang baru mulai perhitungan BEP dapat lebih sederhana karena hanya memasukkan unsur biaya pendirian yang meliputi biaya notaris, biaya hukum, biaya pembuatan corporate identity seperti pembuatan logo, kartu nama dan kop surat.

Sumber :  http://desainlogodesign.com/peluang-usaha-obat-herbal-dan-jamu-terbuka-lebar-1371.html

0 komentar:

Posting Komentar

Site search

    Most Viewed

    DOKUMENTASI KEGIATAN

     photo IMG_8281_zpsca62fcf1.jpg" />  photo IMG_8219_zpsebc861ab.jpg" />  photo IMG_8248_zpse073901f.jpg" />  photo IMG_8263_zpsd9eb90a4.jpg" />  photo 10426799_638337532916182_5484792308582205800_n_zpsd9523f98.jpg" />  photo 10250227_10201013365215141_25735085492743884_n_zpsdfa1fefb.jpg" />  photo IMG_8279_zpsc0205111.jpg /> SMK Kesehatan Amanah Husada photo 10704054_1469055396703500_1956008096557276855_n_zps82573051.jpg" /> SMK Kesehatan Amanah Husada photo 1238997_642449862443561_751164459_n_zpsed5e0c85.jpg" /> SMK Kesehatan Amanah Husada photo 1604467_687213998028535_2136344001565546235_n_zps0ba8e53f.jpg" /> SMK Kesehatan Amanah Husada photo 149369_4678974710543_8926531714751967799_n_zpsf3b4b4af.jpg" /> SMK Kesehatan Amanah Husada photo 406335_371629429571895_1425540720_n_zpse6d15991.jpg" />  photo n2_zpscedf3029.jpg" />  photo n5_zps1b0e9a07.jpg" />  photo n1_zps960b4fdc.jpg" />  photo n3_zps061a6914.jpg" />  photo IMG_20141023_125152_zpsb878e4e1.jpg" />  photo 10414453_683892545027347_2363782841499240901_n_zpse3464e22.jpg" />  photo 10428472_687573184659283_7049797716140929296_n_zps75943aa2.jpg" />  photo don_zps66b4107b.jpg" />  photo P7170216_zpse9692883.jpg" />  photo 10464410_681561381927130_2197933600461464585_n_zps54f35868.jpg" />  photo P7150049_zps58e3c6fe.jpg" />  photo P6060350_zpscd497909.jpg" />  photo P6060335_zps2d708974.jpg" />  photo P6060341_zps2c9c905e.jpg" />  photo P7150014_zps90142b08.jpg" />  photo DSCF0450_zpsc9ec1034.jpg" />  photo IMG_20130824_150750_zpse020e332.jpg" />  photo IMG_20130828_203034_zpsadc1d158.jpg" />  photo IMG01353-20140422-1125_zpsa955ad90.jpg" />  photo IMG00728-20140211-1605_zpscae8815a.jpg" />  photo IMG_20130910_175053_zpscf9c48b4.jpg" />  photo 2013-01-15123303_zps3adfe997.jpg" />  photo 2013-03-01085225_zps5ac161c9.jpg" />  photo DSCF0353_zpsfbe29a8e.jpg" />  photo DSCF0255_zps70d3c28d.jpg" />  photo DSCF0269_zps055895ad.jpg" />  photo 2014-01-22082033_zps90b12f87.jpg" />  photo 11022013005_zpsd80de2b8.jpg" />  photo 2014-01-22080110_zps34041af3.jpg" />  photo 2013-01-15123345_zps9e91d17e.jpg" />  photo 2012-12-21102606_zpsaa8084fc.jpg" />  photo SAM_2876_zpsed3aa4d8.jpg" />  photo P9220122_zps3af158c5.jpg" />  photo 1340_3208jpg_zpsc2793d18.jpeg" />  photo P9220151_zpsb15d6ced.jpg" />  photo P9220090_zps5cc21a6e.jpg" />  photo P9220165_zps9da83193.jpg" />  photo 10426799_638337532916182_5484792308582205800_n_zpsd9523f98.jpg" />  photo 10403643_1502944033274446_6026779843732864812_n_zps3c77f181.jpg" />  photo 1779152_587226691360600_890922827_n_zps9255127d.jpg" />  photo 10450837_690954300987838_4186451458288298117_n_zpsa3a63ea7.jpg" />  photo 10418185_694590487290886_1441304336599827765_n_zpscfb8aaa3.jpg" />  photo 10250227_10201013365215141_25735085492743884_n_zpsdfa1fefb.jpg" />  photo bung-karno_zps00713e8d.jpg" />  photo 10414638_685117991571469_5434067804690704569_n_zps364535e4.jpg" />  photo 10359410_681145978635337_5569345339855338703_n_zps9cbedcc9.jpg" />  photo 10414453_683892545027347_2363782841499240901_n_zps9c1f275d.jpg" />  photo 1932369_681145281968740_7614338468394882381_n_zpsf0844def.jpg" />  photo 1908406_685117951571473_7726508496526289822_n_zpsf9c23771.jpg" />  photo 1662320_685118541571414_9111852935514563041_n1_zpsfa142139.jpg" />  photo 1654126_278445662339719_6494091209504694529_n_zps3ac1428c.jpg" />  photo 10644902_1525425821026267_7138398122127649244_n_zps2572621c.jpg" />  photo 10620699_278446075673011_8656118012458259951_n_zps4839c9c5.jpg" />  photo 10701934_294335114084107_6528506109308040591_n_zps441a39dd.jpg" />  photo 10628302_685117954904806_4650668956319010499_n_zpscceecf59.jpg" />  photo 10620612_681562128593722_866124745239978693_n_zps1ae554b8.jpg" />  photo 10629710_278445789006373_7219651293568506483_n_zps414a1021.jpg" />  photo 10556350_685118554904746_6448014567270293638_n_zps7f178ef2.jpg" />  photo 10593122_681145301968738_1993795391353480064_n_zps4f1de6f6.jpg" />  photo P9220043_zps50f83a08.jpg" />  photo 10428472_687573184659283_7049797716140929296_n_zpse0b602b4.jpg" />  photo IMG_20141110_074537_zpse7fe76b0.jpg" />  photo IMG_20141110_075151_zpsa6f01568.jpg" />

    ALAMAT

    SMK KESEHATAN AMANAH HUSADA BANTUL
    Jl. Ngipik Raya No. 493 Karang Turi Baturetno Banguntapan Bantul Yogyakarta

    SMK KESEHATAN AMANAH HUSADA PEMALANG
    Jl. Pemuda No. 95 Pemalang Jawa Tengah