Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Mei 2015

SMK Kesehatan Amanah Husada, Bantul - Puluhan siswa-siswi SMK Kesehatan Amanah Husada dan LPK Amanah Husada Yogyakarta yang tergabung dalam grup Yayasan Amanah Barokah Ibu (YABI) mengikuti wisuda di Gedung Balai Desa Baturetno Jl.Wiyoro, Sabtu (30/5).

Kepala Lurah Baturetno, Sarjaka, dalam sambutannya mengatakan merasa bangga atas hasil karya siswa Amanah Husada yang telah lulus dengan nilai sempurna. Selain itu, menjadi kebanggaan tersendiri baginya karena SMK Kesehatan Amanah Husada merupakan satu-satunya sekolah Kesehatan di Kelurahan Baturetno dan di Kecamatan Banguntapan sehingga dapat menguntungkan banyak elemen masyarakat. Baginya pendidikan kesehatan itu penting, tidak hanya menguntungkan bagi para siswa-siswi. Dengan begitu siswa-siswi yang sudah belajar di Sekolah Kesehatan tentunya akan mendapatkan ilmu-ilmu yang bisa digunakan untuk menolong sesama, minimal keluarga dan tetangga serta lingkungan sekitarnya.

Kepala SMK Kesehatan Amanah Husada, Abdul Gani, S.Pd.I juga menitipkan pesan dalam sambutannya kepada wisudawan dan wisudawati agar tetap selalu mengingat dan tidak pernah melupakan almamater sekolah disaat sudah mencapai jenjang yang lebih tinggi.
"Pesan saya satu, jangan lupakan almamater tercinta, yang tidak hanya memberikan pendidikan secara teori tetapi juga memberikan contoh-contoh dengan perbuatan, sikap sopan santun dan ramah kepada sesama," pesannya dalam tengah sambutannya di Balai Desa Baturetno, Sabtu siang.

Dengan prosesi wisuda tersebut, siswa-siswi dinyatakan lulus setelah selama tiga tahun untuk SMK dan satu tahun untuk LPK menimba ilmu kesehatan. Itu artinya siswa-siswi sebagai lulusan sekolah kesehatan, mereka telah diberi bekal untuk bekerja dengan kemampuan teknis kesehatan dan juga bisa kuliyah dengan teori yang mereka dapatkan. Oleh karena itu, YABI bekerja sama dengan berbagai instansi seperti rumah sakit, PT, apotek dan klinik untuk memperkerjakan alumninya bagi yang ingin bekerja.
Turut hadir dalam acara tersebut aparatur pemerintahan baik Kecamatan Banguntapan, TNI, Polri Dinas Pendidikan Menengah dan Nonformal Kabupaten Bantul, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bantul, Dunia Usaha/Dunia Industri serta mitra kerja dan partner SMK Kesehatan Amanah Husada.

Reporter: Ninda PB
Editor    : A1


Selasa, 28 April 2015

Aktivitas Kedai Buku Amanah Husada
SMK Kesehatan Amanah Husada - Kedai buku (baca : perpustakaan) yang terintegrasi dengan perangkat multimedia dan teknologi membuat proses kepustakaan menjadi lebih menyenangkan.

Perubahan image tentang aktivitas kedai buku yang awalnya hanya sekedar buku, rak dan lain sebagainya menjadi ruangan dengan fasilitas yang lengkap merupakan salah satu cara agar siswa lebih nyaman berada di kedai buku.


Pasca integrasi fasilitas tersebut, terbukti pengunjung Kedai Buku SMK Kesehatan Amanah Husada semakin ramai dikunjungi siswa. peningkatan tersebut bahkan melebihi kuota fasilitas tempat dan peralatan yang disediakan. Alhasil, siswapun harus antri intuk menggunakannya. Di Kedai buku, siswa dapat melakukan aktivitas baca buku, menggarap tugas mata pelajaran atau bahkan hanya sekedar untuk refres mendengarkan musik (menggunakan headset).


"Kita ingin menjadikan Kedai Buku ini tidak hanya sebagai tempat yang monoton. Kita ingin menjadikannya sebagai Student Center Activity-nya SMK Kesehatan Amanah Husada. Tentunya dengan dukungan fasilitas dan koleksi yang sudah disediakan agar siswa merasa nyaman". Papar Susanto Polamolo, M.H

Editor: A1

Senin, 20 April 2015


SMK KESEHATAN AMANAH HUDASA - Kaderisasi Tingkat Dasar atau KTD bertujuan untuk membangun kepemimpinan dan organisasi yang efektif, efisien yang membawa perubahan positif di lingkungan intra sekolah.

Demikian yang disampaikan oleh Abdul Gani S.Pd.I, Kepala SMK Kesehatan Amanah Husada saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan Kaderisasi Tingkat Dasar serta Pendidikan Kilat Public Relation untuk siswa/i SMK Kesehatan Amanah Husada Banguntapan Bantul.


Selain itu, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan dan memantapkan mutu kepemimpinan di lingkungan siswa, meningkatkan kemampuan berorganinsasi dan kesadaran politik sebagai warga negara yang baik dan betanggungjawab, serta memberikan kesempatan belajar dalam pengelolaan sebuah organisasi bagi siswa/i SMK Kesehatan Amanah Husada Banguntapan.

Dalam acara tersebut, ada beberapa materi yang disampaikan, diantaranya adalah: Keindonesiaan yang disampaikan oleh Sutono SB, S.Fil, Kepemimpinan oleh Ninawati, S.Pd, Public Relation oleh Rikawati, S. Kep. Ns, serta keperawatan dasar oleh Sugiarto, S. Kep. Ns.

Kegiatan tersebut sejatinya adalah salah satu dari rangkaian kegiatan Bhakti Sosial SMK Kesehatan Amanah Husada Banguntapan. 








Senin, 13 April 2015


SMK Kesehatan Amanah Husada - Senin, 13 April 2015, kurangnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan khususnya bagi masyarakat pedesaan mendorong siswa siswi SMK Kesehatan Amanah Husada untuk melakukan bhakti sosial dan pemeriksaan sebagai bentuk pengabdian masyarakat. Team Bhakti Sosial SMK Kesehatan Amanah Husada menerjunkan 1 team yang terdiri dari 20 orang siswa/i dan pendamping dari guru kejuruan. 

Tim Kegiatan Bhakti Sosial SMK Kesehatan Amanah Husada dilepas secara formal oleh Abdul Gani, S.Pd.I selaku Kepala SMK Kesehatan Amanah Husada Banguntapan pada jam 06.00 di Lapangan SMK Kesehatan Amanah Husada Banguntapan. 

"Kegiatan ini adalah salah satu bentuk Outdoor Learning dengan fokus social responsibility bagi civitas SMK Kesehatan Amanah Husada. Harapannya agar siswa dapat mengetahui secara langsung realitas kehidupan masyarakat di suatu daerah dengan segala permasalahan kesehatan yang dihadapi serta penyelesaiannya"  Ucapnya saat ditemui wartawan SMK Kes. AHa


























Minggu, 12 April 2015

Mendidik Melalui Poster Pendidikan

Posted by Unknown On 06.53 1 comment

SMK Kesehatan Amanah Husada - Masa remaja adalah masa yang sangat produktif untuk belajar mengolah rasa, olah jiwa dan olah raga. Akan tetapi kendala dan hambatan dalam proses belajar siswa juga beragam. Karena itulah dibutuhkan media publik untuk selalu mengingatkan siswa akan tujuan pembelajaran di sekolah beserta semua tata tertib dan norma yang berlaku.


SMK Kesehatan Amanah Husada bersama Mahasiswa KKL STMIK El-Rahma membuat program bersama untuk mengingatkan siswa dalam banyak hal melalui pemasangan poster dan slogan edukatif di lingkungan SMK Kesehatan Amanah Husada dengan harapan siswa akan selalu ingat tujuan pendidikan yang sedang dijalani saat ini.

Poster edukatif tersebut berisikan ajakan, peringatan dan slogan lain yang mendukung proses pembelajaran siswa SMK Kesehatan Amanah Husada.

Koordinator tim KKL STIMIK El Rahma, Ahmad Ginanjar menjelaskan bahwasanya penempelan poster tersebut merupakan bagian dari program mahasiswa KKL yang mendapatkan dukungan penuh dari SMK Kesehatan Amanah Husada.

Kepala SMK Kesehatan Amanah Husada, Abdul Gani juga memberikan penjelasan yang sama akan program tersebut. "Yang paling penting adalah bagaimana caranya agar kita bisa selalu mengingatkan siswa akan tujuan pendidikan yang sedang mereka jalani, serta memotivasi mereka dengan media yang setiap saat dapat mereka lihat dan dapat mereka baca". Tuturnya

Editor: A1

Jumat, 03 April 2015

Tips Menjaga Kesehatan Tulang Belakang

Posted by GSNI Mania On 19.23 No comments


Tulang belakang merupakan bagian tubuh yang memiliki pengaruh penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Ada berbagai cara untuk menjaga tulang belakang.
Sesuaikan tempat duduk untuk menyetir hingga Anda menrasa nyamanan. Saat Anda memegang setir tangan jangan terlalu tegang dan usahakan dalam posisi duduk relaks. Posisikan kaki saat menginjak pedal gas atau persneling pas letak yang nyaman dan jangan terlalu jauh atau terlalu dekat.
Perhatikan penggunaan sol sepatu. Dianjurkan untuk menggunakan sepatu dengan sol empuk tapi yang mampu menyangga berat badan.
Jika Anda gemar berolahraga jangan pernah lupa untuk melakukan pemanasan dan pendinginan agar otot-otot dalam tubuh Anda tidak kaget dan menegang secara drastis.
Jangan membungkuk ke arah depan atau berputar saat mengangkat beban yang berat. Saat Anda mengangkat beban yang berat tekuk kaki bukan punggung Anda.
Berdiri dengan tegap, jangan membungkuk juga posisikan kepala tegak dan punggung lurus.
Usahakan tidak berdiri terlalu lama dalam satu posisi.
Ketika Anda duduk di depan meja kerja pastikan postur tubuh dalam keadaan tegak dan usahakan untuk bergeraklah sesering mungkin. Hindari duduk dalam posisi yang sama dalam jangka waktu yang lama.

Kamis, 26 Maret 2015

Persiapan UN 2015 Kelas XII

Posted by GSNI Mania On 18.58 1 comment
Waktu Ujian Nasional yang semakin dekat harus diikuti dengan persiapan yang semakin baik pula. Salah satu persiapan yang bisa dilakukan yaitu dengan mengerjakan Soal Ujian Nasional tahun pelajaran yang lalu.

Selasa, 24 Maret 2015

Lempar Lembing, Mata Pelajaran Penjaskes

Posted by GSNI Mania On 19.20 1 comment
Lempar lembing merupakan salah satu materi dalam mata pelajaran Penjaskes. Lempar lembing memiliki manfaat untuk melatih otot tangan, kaki, pinggang dan dagu. Olahraga ini juga masuk ke dalam jenis olahraga yang membutuhkan kekuatan fisik.

Kamis, 19 Maret 2015

Persiapan Ujian Praktek Kelas XII

Posted by GSNI Mania On 18.12 1 comment
Ujian praktek merupakan bagian dari salah satu aspek kelulusan. Untuk itu dibutuhkan persiapan yang maksimal.
Namun ujiak praktek bukanlah penentu utama kelulusan siswa, masih ada ujian sekolah dan ujian nasional yang menjadi pertimbangan lain kelulusan para siswa.

Senin, 16 Februari 2015


Pra Acara. Dokumentasi pribadi
Pada hari Minggu tanggal 01 Februari 2015 telah diselenggarakan acara “Reuni” alumni GSNI di Wisma Kepudang, Kaliurang, yang sebenarnya telah dimulai dari Hari Sabtu, 31  Januari. Kendati acara dimulai dari kemarin, namun “hari ini adalah titik puncak acara”, begitulah yang disampaikan oleh Hadi Wasikoen selaku salah satu alumni yang hadir. Acara temu kangen ini sebagai wujud dari silaturahmi alumni GSNI yang dihadiri sekitar 25 Orang, dari angkatan 1968 sampai 1972. 

Tidak ketinggalan pula, pengurus DPC GSNI Yogyakarta yang bermarkas di SMK Kesehatan Amanah Husada juga hadir dalam acara tersebut bersama DPC GMNI Yogyakarta. Walau hanya dihadiri oleh 25 alumni, dan 5 pengurus GSNI, serta dua orang dari pengurus DPC GMNI Yogyakarta, namun acara berlangsung dengan meriah. Suasana penuh keakraban terlihat sangat kentara diantara mereka. Terlebih hadirnya pengurus DPC GSNI Yogyakarta mendapatkan sambutan dan applause meriah dari para hadirin.

Buku vitamin keilmuan dari salah satu alumni
Acara pada Hari Minggu di isi dengan menyanyikan lagu-lagu kebangsaan, Mars dan Hymne GSNI, juga lagu-lagu kenangan. Tidak ketinggalan pula, beberapa dari mereka telah menyampaikan sambutan. Disela-sela sambutan tersebut, mereka (Alumni) sangat apresiatif terhadap eksistensi DPC GSNI Yogyakarta. Bahkan mereka sangat berharap agar GSNI tidak hanya mendapatkan support penuh di SMK Amanah Husada saja, namun di sekolah-sekolah lain. 

Acara tersebut juga diisi dengan diskusi kebangsaan yang dipantik oleh Prof Sunyoto dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Setelah diskusi usai, acara dilanjutkan dengan bincang santai.

Wulan 

Minggu, 25 Januari 2015

BERDIKARINEWS.com, JAKARTA– Ujian nasional (UN) tahun ini, akan kembali diselenggarakan pada 13-15 April 2015 untuk SMA/SMK/sederajat dan 4-6 Mei 2015 untuk SMP/sederajat. Kebijakan UN tahun ini, tidak lagi berfungsi sebagai penentu kelulusan siswa.
Sekolah diberikan kewenangan menilai secara komprehensif seluruh komponen pada siswa untuk menyatakan tamat atau tidaknya peserta didik dari jenjang pendidikan tertentu.

Demikian salah satu isi dalam jumpa pers yang disampaikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Anies Baswedan, di kantor Kemendikbud, Jakarta, Jumat (23/1).
“Kementerian menyadari, kita tidak bisa menilai mutu layanan pendidikan semata-mata dari satu indikator. UN hanya satu dari sekian banyak indikator dalam standar nasional pendidikan. Dalam konteks evaluasi hasil belajar, UN bukan hanya satu-satunya, tetapi satu dari banyak indikator untuk menilai kinerja layanan pendidikan,” kata Mendikbud di hadapan para awak media.

Ia menjelaskan, sesuai dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, siswa sesungguhnya berhak mengetahui capaian kompetensinya dan negara berkewajiban memenuhi hak itu.
“Jadi pengukuran capaian standar kompetensi lulusan adalah peran negara untuk memenuhi hak peserta didik,” katanya.
Mendikbud mengatakan, UN seharusnya memberi dampak positif bagi siswa, guru, dan komunitas pendidikan yang lebih luas lagi. Namun, kenyataan di lapangan justru menimbulkan perilaku negatif, seperti terjadinya kecurangan, siswa mengalami distress, dan lain-lain. “Mengapa ini terjadi? Karena sifat ujiannya itu high-stake testing. Nah, kita ingin mengubahnya,” kata Mendikbud.

Maka, upaya perbaikan yang dilakukan adalah dengan memperbaiki mutu pendidikan melalui berbagai alat pengukuran yang bukan hanya UN, memberikan otonomi pada sekolah dan mengurangi tekanan yang tidak perlu, dengan cara memisahkan ujian nasional dari kelulusan.

“Kita juga ingin memperbaiki sistem penilaian menjadi lebih bermakna, dan mendorong pembelajaran serta integritas,” kata Mendikbud.

Dari upaya perbaikan itu, Mendikbud memaparkan rencana perubahan yang akan terjadi pada UN tahun ini. Pertama, UN tidak untuk kelulusan. Sekolah sepenuhnya diberikan kewenangan mempertimbangkan seluruh aspek dari proses pembelajaran, termasuk komponen perilaku siswa untuk menentukan lulus tidaknya mereka dari jenjang pendidikan tertentu. Kedua, UN dapat ditempuh lebih dari sekali. “Bagi mereka yang hasilnya kurang, punya kesempatan memperbaiki dan mengambil ujian ulang. Karena tujuan UN kan bukan menjadi hakim, tapi alat pembelajaran. Kita ingin mengubah UN dari sekadar alat menilai hasil belajar, tetapi alat untuk belajar,” katanya.
Ketiga, UN wajib diambil minimal satu kali oleh setiap peserta didik. “Tahun ini kita tidak menyelenggarakan ujian ulang, karena 2015 ini transisi.

Konsep ini akan diterapkan tahun depan. Bagaimana caranya? Awal semester akhir peserta didik sudah dapat mengambil UN. Dan bila diperlukan ada perbaikan, maka mereka bisa melakukan perbaikan di akhir semester akhir. Tapi ini baru bisa diterapkan di 2016,” kata Mendikbud. (kemdinas.go.id)(Dewasasri M/Bayu Probo/Satuharapan.com)

Rabu, 03 Desember 2014

Bangsa Indonesia patut berbangga, pasalnya filosofi pendidikan milik Ki Hajar Dewantara dipratikan di sekolah-sekolah Finlandia. Sistem tersebut mereka pakai sejak mereka mereformasi sistem pendidikannya selama 20 tahun.

"Negeri lain pun menengok masalahnya kita jadi kita pun harus melakukan perubahan. Seperti negara Finlandia melakukan perubahan dunia pendidikan selama 20 tahun sejak awal tahun 1980 sampai tahun 2000," kata Menbud Dikdasmen, Anies saat memberikan penjelasan kepada Kepala Dinas Pendidikan se-Indonesia di Kantor Kemdikbud, Senayan, Jakarta, Senin (1/12).

"Filosofi Ki Hajar Dewantara di sana dipraktikan," imbuh Anies.

Dia menyayangkan buku-buku Ki Hajar Dewantara yang habis di Sekolah Taman Siswa, Yogyakarta. Padahal Sekolah Taman Siswa merupakan awal dunia pendidikan diperkenalkan di negara Indonesia.

"Buku ajaran Ki Hajar Dewantara habis di Taman Siswa, saya mencari dimana-mana cuma hanya 30 buku. Dalam buku Ki Hajar Dewantara negara Finlandia belajar dari sini (Buku)," kata Anies sambil memegang buku Ki Hajar Dewantara.

Menurut dia, dunia pendidikan di Finlandia mempunyai filosofi taman siswa yang pernah dipraktikan oleh bapak pendidikan Indonesia itu. Oleh sebab itu, Anies mengajak para Kepala Dinas Pendidikan untuk mengubah pendidikan di sekolah-sekolah menjadi taman siswa.

"Kita harus mengembalikan sekolahan menjadi taman tempat belajar yang menyenangkan. Jangan sampai anak takut kembali ke sekolah," jelas dia.

Ia berharap kepada seluruh pihak terkait untuk mengubah dunia pendidikan dengan lebih baik. Namun ia menyatakan mengubah tersebut perlu waktu yang lama.

"Mengubah itu dijalani dengan kesabaran bukan yang instant, jadi nggak langsung," terangnya.

Oleh sebab itu, ia menilai kurikulum tahun 2013 yang ingin mengubah ajaran dunia pendidikan terlalu terburu-buru.

"Ini saya katakan terus terang kepada kalian semua, kalau tidak mana bisa kita mengubah dunia pendidikan kita. Makanya saya gemas dengan kurikulum tahun 2013," tandasnya.(Merdeka.com)

[tyo]
Reporter : Faiq Hidayat

Anis Rasyid Baswedan
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Rasyid Baswedan menggelar pertemuan dengan tim evaluasi Kurikulum 2013 (K-13), Rabu (3/12) pagi. Pertemuan itu menyimpulkan K-13 tidak akan diterapkan di semua sekolah sebagaimana rencana awal, melainkan dibatasi kepada sekolah-sekolah yang sudah siap saja.
Mendikbud akan menyaring kesiapan sekolah berdasarkan sejumlah kriteria. Untuk sekolah-sekolah yang belum siap, mendikbud mengizinkan kembali kepada Kurikulum 2006.
"Menteri minta supaya kita mengembangkan bagaimana kriteria siap untuk sekolah-sekolah yang akan melaksanakan Kurikulum 2013 karena opsinya melanjutkan tapi selektif, sambil membenahi," kata Ketua Tim Evaluasi K-13 Prof Suyanto di Jakarta, Rabu.
Menurut Suyanto, Mendikbud Anies akan membuat sekolah-sekolah prototipe atau sekolah model untuk K-13. Sekolah prototipe terdiri atas sekolah-sekolah yang melaksanakan K-13 pada tahap pertama (tahun 2013), yaitu sebanyak 6.326 sekolah, ditambah dengan sebagian sekolah pelaksana K-13 di tahap kedua (tahun 2014) yang dinilai sudah siap.
Suyanto mengatakan keputusan mendikbud sebenarnya sama dengan implementasi K-13 pada tahap pertama tahun 2013. Ketika itu, K-13 hanya diterapkan secara terbatas kepada "sekolah inti".
"Kemauan Pak Menteri membuat prototipe sekolah-sekolah, bukan hanya mengirimkan konsep kurikulum tapi aplikasi kurikulum ke sekolah-sekolah yang baru menerapkan," katanya.
Suyanto menambahkan opsi "selected school" merupakan opsi paling moderat di antara dua opsi lainnya.
Sebelumnya, tim evaluasi K-13 mengajukan tiga opsi terkait kelanjutan K-13, yaitu, pertama, K-13 akan dihentikan sama sekali. Kedua, K-13 diterapkan di sekolah-sekolah terpilih yang sudah sangat siap dari berbagai aspek. Ketiga, K-13 dijalankan seperti saat ini tapi dilakukan pembenahan sehingga hasilnya lebih baik.
"Itu opsi paling moderat di antara tiga opsi. Ada pro dan kontra dalam K-13 maka diwadahi dalam pilihan itu. Jangan sampai pro kontra tajam sekali," ujar Suyanto.
Menurutnya, sekolah-sekolah prototipe nantinya akan mempermudah sekolah-sekolah lain untuk melaksanakan K-13. Sebab, pada akhirnya, semua sekolah harus melaksanakan K-13.
"Jadi dibuat prototipe lalu dikloning. Bupati-bupati nanti diminta mengkloning untuk ambil model dari sekolah-sekolah yang sudah baik itu," katanya.
Sementara itu, Mendikbud Anies Baswedan, saat ditemui seusai pertemuan dengan tim evaluasi hari Rabu pagi, enggan membeberkan hasil pertemuan. Dia mengatakan semua informasi akan diberikan lengkap pada Rabu sore.
"Saya sudah putuskan nanti dibikin detailnya. Lebih baik ngomong-nya sudah lengkap termasuk konsekuensi-konsekuensinya," kata Anies yang terburu-buru karena akan mengikuti sidang kabinet.
Di pihak lain, anggota tim evaluasi K-13, Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof Hamid Hasan mengatakan keputusan mendikbud adalah melanjutkan K-13 namun secara terbatas dengan menunjuk sekolah-sekolah prototipe. Menurutnya, tim evaluasi masih menyiapkan kriteria sekolah-sekolah yang dianggap siap untuk melaksanakan K-13.
"Jadi mirip model Cianjur saat pelaksanaan CBSA (Cara Belajar Siswa Aktif). Jadi diterapkan di sekolah-sekolah tahun pertama yang menjadi sekolah inti dan ada juga sekolah-sekolah yang melaksanakan di tahun kedua, lalu disebarkan ke yang lain," ujar Hamid.
Hamid belum bisa memastikan jumlah sekolah yang dinilai siap. Namun, salah satu kriterianya adalah akreditasi sekolah.
Suara Pembaruan
Penulis: C-5/YS
Sumber:Suara Pembaruan

Sabtu, 29 November 2014

Bung Tono dan Bung Dede dalam bedah film
"Tanah Surga... Katanya!"
BERDIKARINEWS.com, JOGJA – Acara pelantikan pengurus baru GSNI SMK Kesehatan Amanah Husada secara resmi sudah memiliki pengurus baru. Acara dilanjutkan nobar (Nonton Bareng) sekaligus bedah film yang berjudul "Tanah Surga... Katanya". 

Film yang diproduseri oleh Deddy Mizwar yang juga ikut bermain dalam film tersebut, beserta kawan-kawanya dan disutradarai oleh Herwin Novianto memiliki bermacam-macam tema seperti pendidikan, nasionalisme, sosial, dan lain sebagainya. Film yang termasuk drama Indonesia ini, kali ini dijadikan bahan diskusi para tamu undangan pelantikan anggota GSNI.

Pemantik diskusi diisi oleh bung Tono sebagai Dewan Perwakilan Cabang GMNI Yogyakarta dan bung Arif Surahman atau yang biasa dipanggil dengan bung Dede, dan Dinda sebagai moderator. Dengan diskusi tersebut audiens diharapkan dapat memahami makna dari film melalui penjelasan dengan sesi tanya jawab.

Hal ini sangat tepat dilakukan terlebih lagi dikalangan anak-anak muda yang sebagian besar sedang mencari jati diri masing-masing. Dengan diskusi tersebut anggota GSNI dapat melakukan pekerjaan dengan rasa cinta tanah air Indonesia dan menghargai pejuang-pejuang yang sudah mendahului kita.

Editor: Ninda Prabawati
Kepala SMK Kesehatan Amanah Husada, bersama Pembina
dan pengurus baru GSNI Periode 2014/2015
BERDIKARINEWS.com, JOGJA - Pelantikan Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) SMK Kesehatan Amanah Husada Yogyakarta dilakukan sore tadi Sabtu(29/11/2014) di Gedung Seminar Kampus STPMD APMD di jalan Timoho, Yogyakarta.


Acara tersebut dihadiri oleh Civitas SMK Kesehatan Amanah Husada, GSNI SMK Kesehatan Amanah Husada Pemalang Jawa Tengah, DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Yogyakarta, serta perwakilan dari Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA-SMK di Jogja.


Acara dimulai dengan sambutan Ketua GSNI , Andhan Dwi Pratiwi, dilanjutkan sambutan dari Kepala SMK Kesehatan Amanah Husada Yogyakarta, Abdul Gani,S.pd.I yang mengatakan bahwa GSNI harus kreatif dalam beraktivitas dan bekerja dengan melibatkan banyak civitas yang tidak hanya dari internal GSNI saja, melainkan juga organisasi-organisasi di luar GSNI.


Teater Siswa SMK Kesehatan Amanah Husada
Pimpinan Yabi Group, Mugiono Cahyadi atau Yoyon membuka pelantikan anggota GSNI dengan mengetukan jarinya ke microphone padahal sudah disediakan gong disamping kirinya. Sontak kejadian tersebut membuat seisi ruangan tertawa.


Sebelum pelantikan dimulai, dibuka dengan paduan suara dari siswa-siswi SMK Kesehatan Amanah Husada, dilanjutkan penampilan dari grup musik Jimbe Kids, kemudian pertunjukan teater siswa berkolaborasi dengan Wayang Jong dan setelahnya pelantikan yang di pimpin oleh Kepala Sekolah membacakan ikrar prasetya GSNI lalu diikuti anggota GSNI.

Pementasan Wayang Jong

Sambutan terakhir setelah pelantikan tak lupa juga disampaikan oleh Pembina GSNI, M. Maulana Zulkarnain. Bung Nain yang juga menjabat sebagai Ketua DPC GMNI Yogyakarta tersebut berharap kepada anggota- anggota GSNI untuk bertanggung jawab atas ikrar yang telah mereka ucapkan.




Editor: Ninda Prabawati

Senin, 24 November 2014

Mbak Arum.. tadinya mengerjakan paperbag craft hanya utk
penghasilannya sendiri. Sekarang menjadi tutor utk masyarakat
sekitar, membagikan keterampilan sederhana namun menularkan
semangat berdikari yang manfaat ekonominya dapat dirasakan
oleh orang lain.

Dokumentasi & Komentar Wresti Wrediningsih
Lembaga Studi Pengembangan Kesejahteraan Masyarakat (LSPKM) adalah Rumah pengabdian dan pelayanan masyarakat yang bergerak di bidang pengembangan industri kerakyatan besama Sumber Daya Alam dan Manusia yang melekat sebagai perjuangan bersama.

Dengan motto “Bersama Dalam Karya dan Bermandiri”, LSPKM adalah lembaga yang terbuka dan aspiratif secara organisasional, serta berwatak progresif, kritis dan kreatif dalam aplikasinya. 

Mugiono Cahyadi, Ketua LSPKM menuturkan bahwa lembaga yang berkantor di Wisma Srikandi, Jl. Melati Wetan No: 44 Baciro – Yogyakarta – Republik Indonesia ini bertujuan untuk mengembangkan industri kerakyatan berdasarkan kearifan dan potensi lokal untuk mewujudkan masyarakat yang egaliter dan berkeadilan dalam bidang ekonomi. “Prinsipnya lebih kepada potensi dan budaya lokal dan menolak potensi dan budaya impor” komentarnya saat ditemui wartawan SMK.

Selain menciptakan tatanan kehidupan sektor ekonomi yang berbasis kedaulatan rakyat, LSPKM juga memiliki Program Perjuangan dan Kerja  Politik yaitu kritis terhadap kebijakan kebijakan serta regulasi pemerintah yang tidak memberikan jaminan ekonomi rakyat.


Sebagai sebuah lembaga yang berazaskan pancasila dan kebhinnekaan, LSPKM menghormati keyakinan dan menghindari diskriminasi penganut tertentu dalam batas norma kehidupan berbangsa dan bernegara serta menolak kebudayaan asing yang tidak sesuai dengan kearifan kebudaayan nasional.

A1

Site search

    Most Viewed

    DOKUMENTASI KEGIATAN

     photo IMG_8281_zpsca62fcf1.jpg" />  photo IMG_8219_zpsebc861ab.jpg" />  photo IMG_8248_zpse073901f.jpg" />  photo IMG_8263_zpsd9eb90a4.jpg" />  photo 10426799_638337532916182_5484792308582205800_n_zpsd9523f98.jpg" />  photo 10250227_10201013365215141_25735085492743884_n_zpsdfa1fefb.jpg" />  photo IMG_8279_zpsc0205111.jpg /> SMK Kesehatan Amanah Husada photo 10704054_1469055396703500_1956008096557276855_n_zps82573051.jpg" /> SMK Kesehatan Amanah Husada photo 1238997_642449862443561_751164459_n_zpsed5e0c85.jpg" /> SMK Kesehatan Amanah Husada photo 1604467_687213998028535_2136344001565546235_n_zps0ba8e53f.jpg" /> SMK Kesehatan Amanah Husada photo 149369_4678974710543_8926531714751967799_n_zpsf3b4b4af.jpg" /> SMK Kesehatan Amanah Husada photo 406335_371629429571895_1425540720_n_zpse6d15991.jpg" />  photo n2_zpscedf3029.jpg" />  photo n5_zps1b0e9a07.jpg" />  photo n1_zps960b4fdc.jpg" />  photo n3_zps061a6914.jpg" />  photo IMG_20141023_125152_zpsb878e4e1.jpg" />  photo 10414453_683892545027347_2363782841499240901_n_zpse3464e22.jpg" />  photo 10428472_687573184659283_7049797716140929296_n_zps75943aa2.jpg" />  photo don_zps66b4107b.jpg" />  photo P7170216_zpse9692883.jpg" />  photo 10464410_681561381927130_2197933600461464585_n_zps54f35868.jpg" />  photo P7150049_zps58e3c6fe.jpg" />  photo P6060350_zpscd497909.jpg" />  photo P6060335_zps2d708974.jpg" />  photo P6060341_zps2c9c905e.jpg" />  photo P7150014_zps90142b08.jpg" />  photo DSCF0450_zpsc9ec1034.jpg" />  photo IMG_20130824_150750_zpse020e332.jpg" />  photo IMG_20130828_203034_zpsadc1d158.jpg" />  photo IMG01353-20140422-1125_zpsa955ad90.jpg" />  photo IMG00728-20140211-1605_zpscae8815a.jpg" />  photo IMG_20130910_175053_zpscf9c48b4.jpg" />  photo 2013-01-15123303_zps3adfe997.jpg" />  photo 2013-03-01085225_zps5ac161c9.jpg" />  photo DSCF0353_zpsfbe29a8e.jpg" />  photo DSCF0255_zps70d3c28d.jpg" />  photo DSCF0269_zps055895ad.jpg" />  photo 2014-01-22082033_zps90b12f87.jpg" />  photo 11022013005_zpsd80de2b8.jpg" />  photo 2014-01-22080110_zps34041af3.jpg" />  photo 2013-01-15123345_zps9e91d17e.jpg" />  photo 2012-12-21102606_zpsaa8084fc.jpg" />  photo SAM_2876_zpsed3aa4d8.jpg" />  photo P9220122_zps3af158c5.jpg" />  photo 1340_3208jpg_zpsc2793d18.jpeg" />  photo P9220151_zpsb15d6ced.jpg" />  photo P9220090_zps5cc21a6e.jpg" />  photo P9220165_zps9da83193.jpg" />  photo 10426799_638337532916182_5484792308582205800_n_zpsd9523f98.jpg" />  photo 10403643_1502944033274446_6026779843732864812_n_zps3c77f181.jpg" />  photo 1779152_587226691360600_890922827_n_zps9255127d.jpg" />  photo 10450837_690954300987838_4186451458288298117_n_zpsa3a63ea7.jpg" />  photo 10418185_694590487290886_1441304336599827765_n_zpscfb8aaa3.jpg" />  photo 10250227_10201013365215141_25735085492743884_n_zpsdfa1fefb.jpg" />  photo bung-karno_zps00713e8d.jpg" />  photo 10414638_685117991571469_5434067804690704569_n_zps364535e4.jpg" />  photo 10359410_681145978635337_5569345339855338703_n_zps9cbedcc9.jpg" />  photo 10414453_683892545027347_2363782841499240901_n_zps9c1f275d.jpg" />  photo 1932369_681145281968740_7614338468394882381_n_zpsf0844def.jpg" />  photo 1908406_685117951571473_7726508496526289822_n_zpsf9c23771.jpg" />  photo 1662320_685118541571414_9111852935514563041_n1_zpsfa142139.jpg" />  photo 1654126_278445662339719_6494091209504694529_n_zps3ac1428c.jpg" />  photo 10644902_1525425821026267_7138398122127649244_n_zps2572621c.jpg" />  photo 10620699_278446075673011_8656118012458259951_n_zps4839c9c5.jpg" />  photo 10701934_294335114084107_6528506109308040591_n_zps441a39dd.jpg" />  photo 10628302_685117954904806_4650668956319010499_n_zpscceecf59.jpg" />  photo 10620612_681562128593722_866124745239978693_n_zps1ae554b8.jpg" />  photo 10629710_278445789006373_7219651293568506483_n_zps414a1021.jpg" />  photo 10556350_685118554904746_6448014567270293638_n_zps7f178ef2.jpg" />  photo 10593122_681145301968738_1993795391353480064_n_zps4f1de6f6.jpg" />  photo P9220043_zps50f83a08.jpg" />  photo 10428472_687573184659283_7049797716140929296_n_zpse0b602b4.jpg" />  photo IMG_20141110_074537_zpse7fe76b0.jpg" />  photo IMG_20141110_075151_zpsa6f01568.jpg" />

    ALAMAT

    SMK KESEHATAN AMANAH HUSADA BANTUL
    Jl. Ngipik Raya No. 493 Karang Turi Baturetno Banguntapan Bantul Yogyakarta

    SMK KESEHATAN AMANAH HUSADA PEMALANG
    Jl. Pemuda No. 95 Pemalang Jawa Tengah